Januari 31, 2011

Posted in Puisi pada 4:26 am oleh persadaarihta

ga tau kenapa tiba-tiba air mataku terjatuh.  meskipun hanya satu tetes tapi tetap saja ini terasa perih. saat aku melihat sesuatu yang sedih aku langsung terasa sakit di hati ini, seperti sakit waktu itu. mungkin aku jadi lebih mudah tersentuh dengan hal-hal kecil yang menyedihkan, seperti aku merasakan hal yang sama. seharusnya aku melupakan rasa sakit ini, harusnya aku melakukan hal-hal yang menyenangkan saja. Tapi taukah dirimu saat aku tertawa, saat aku bercanda, dan saat aku bermain, sesungguhnya hatiku menangis di dalam. aku tak tau harus mengadu ke siapa, tak tau mengeluh ke siapa. Karena dirimu adalah hal yang dibenci oleh semua sahabatku, semua temanku, semua orang. meskipun semua membenci dirimu, tetapi hatiku tidak bisa berbohong.

1 Komentar »


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: