Januari 27, 2011

Cintaku di tenda biru

Posted in Cerpen pada 8:27 am oleh persadaarihta

Namaku Dian Satrio Mahardika, aku merupakan salah satu pegawai di perusahaan di Jakarta. Teman-temanku sering memanggilku dengan panggilan dian, karena lebih mudah diingat. Sedangkan orang rumah memanggilku satrio, tapi entah mengapa aku kurang suka dengan panggilan itu.

aku biasa makan di tempat makan sebelah kantorku. Sebutlah namanya tenda biru, sebenarnya ga tau pasti apa namanya, tapi itulah yang biasa disebut oleh orang-orang karena ada sebuah tenda berwarna biru yang menaunginya. Meskipun ada tenda yang menaunginya untuk para penjual tenda, tapi untuk konsumen nya biasanya makan di sebelah tenda biru, karena banyak pepohonan dan sejuk.

Karena banyaknya kantor yang ada disekitaran tenda biru tersebut maka banyak pula pegawai yang makan disana. saya dan teman-teman sering makan disana selain memang banyak cewe-cewe cantik yang makan disana. Sehingga selain makan kami seneng dengan pemandangan yang ada.

Sudah 2,5 tahun ini aku telah memperhatikan seorang wanita cantik yang selalu ku lihat makan di tenda biru. Wanita tersebut memakai jilbab, dengan postur tinggi sekitar 165an, kulit putih, badannya agak berisi dan yang paling penting menurutkku adalah senyum nya yang manis. setiap kali aku melihat senyum nya serasa meleleh hati ini. begitu manis sehingga aku ingin memilikinya.

selama ini aku hanya memperhatikan saja, tidak berani untuk memperkenalkan diriku kepadanya. Aku takut jika dia menolak untuk berkenalan, atau bahkan dia sudah ada yang memiliki. meskipun alasan ini tidak beralasan dan hanya ketakutan dalam diriku, tapi tetap saja hal tersebut menghantuiku.

Akhirnya hari ini aku telah bertekad untuk berkenalan padanya, aku telah menyiapkan semuanya. Kupakai baju yang paling rapih, sepatu andalan, dan tentu saja parfum kesayanganku. Kukatakan pada teman-teman ku untuk meminta bantuannya jika aku ingin berkenalan padanya. Tidak perduli apakah dia dengan temannya atau sendiri, yang pasti aku harus kenalan.

Begitu siang tiba, aku biasanya selalu salat dzuhur dulu, baru ke tenda biru. setelah aku salat, dan menenangkan hatiku, aku berjalan ke tenda biru dengan teman-teman. hatiku berdegup kencang, tanganku keringatan, dan betis ku tanpa terasa telah mengalir keringat. aku sangat gugup sampai aku tidak bisa bernafas, kucoba untuk tenang agar aku bisa santai. aku tidak ingin kelihatan gugup di depannya.

Saat itu pun tiba, kulihat dia dengan teman-temannya berjalan kemari, dengan tertawa kecil dan senyum manisnya membuat hatiku makin berdegup kencang. aku ambil nafas, dan mencoba untuk berpikir jernih sebelum aku berkenalan dengannya. “oke, ini saatnya…” kataku dalam hati. Aku berdiri dan mengucapkan basmalah sebelum aku berjalan ke hadapannya.

Pikiran negatif pun langsung terlintas dikepalaku saat aku menghampirinya. Apakah aku akan ditertawakan, atau aku akan ditolak untuk berkenalan dengannya. pikiran ini semakin mengawur, mengaduk-aduk di kepalaku, sehingga aku pusing. Tapi aku tetap bertekad untuk berkenalan dengannya, aku paksakan pusing ini dan aku tetap berjalan. Langkahku semakin doyong dan tak pasti, aku kira aku akan jatuh, dan tidak akan sampai kehadapannya. Tapi aku terkaget, ketika kakiku menabrak meja dimana dia duduk.

“oh shiiit….” kataku dalam hati. “Aduh, bego amat sieh, kenapa pake nabrak segala…”yang ada dipikiranku. kucoba untuk tidak salah tingkah, langsung saja aku menyapanya “hei… punya waktu sebentar…” dengan gugup dan keringat yang jatuh di pipiku “boleh kenalan, namaku Dian…” sambil kuarahkan tanganku padanya. Dan dia pun dengan ramah menyulurkan tangannya, menjabat tanganku dan berkata “hei, namaku Putri…”

Itulah awal pertama kali aku berkenalan dengannya, hari itu berjalan dengan sukses. meskipun hanya mengenalkan nama saja dan kantornya, tapi setidaknya saat aku bertemu lagi dengannya aku bisa lebih akrab. Dan setidaknya awal dari cintaku yang selama ini terpendam. memang terlalu dini untuk mengatakan hal itu, tapi selangkah lebih dekat dengan mimpiku selama ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: