Maret 1, 2010

Posted in Puisi pada 3:27 am oleh persadaarihta

SEKARANG, aku mencoba untuk tidak menunda atau menyimpan apapun yang bisa
membuatku tertawa dan bisa membuatku menikmati hidup. Dan, setiap pagi, aku
berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan menjadi hari istimewa.
Setiap hari, setiap jam, setiap menit, adalah hari istimewa.

“Suatu saat nanti” ingatlah bahwa
“Suatu saat” itu sangat jauh…………
Dan mungkin tidak akan pernah datang…

Aku telah merasakan pedihnya kata “Iya nanti yah…”

dan ternyata hal tersebut tidka pernah terjadi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: