Februari 2, 2010

Posted in Puisi pada 12:49 am oleh persadaarihta

Wahai Rabb, tunjukkanlah kami, pandangan yang kebingungan ini, kepada cahaya-MU, setitik terang cukup, sebelum masa hilang … Bimbinglah sesatnya perjalanan kami ke arah jalan-MU yang lurus, sebelum terhenti …

(Jangan biarkan kami seperti Fira’un, yang bertobat di tenggorokan, dan Engkau tolak)

Dan tuntunlah orang-orang yang menjauh dari jalan-MU untuk kembali merapat ke hidayah-MU Di pintu-MU, kami Mohon dengan sangat Rabb, Mohon dengan sangat …

Ampuni kami, ampuni kami, ampuni kami …

Ya Rahman,Ya Rahiim,

Ya Rahman, Ya Rahiim,

Irhamna Ya Allah, Irhamna … (izinkan kami terus menangis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: