Desember 14, 2009

“standar kebahagiaan”

Posted in Uncategorized pada 6:01 am oleh persadaarihta

“Salah satu kesalahan terbesar kita sebagai manusia adalah dengan mengikuti aturan tentang “standar” kebahagiaan yang diciptakan oleh manusia-manusia sebelum kita; kita lahir, tumbuh besar, sekolah, kuliah, punya pekerjaan bergaji tinggi, punya rumah, mobil, kemudian menikah dan punya anak, cucu, lalu meninggal dengan tenang di rumah peristirahatan di Colorado.

Pada kenyataannya, menjadi bahagia adalah sebuah pilihan. Hanya karena Anda telah menikah, punya anak dan punya perkerjaan bagus di sebuah penthouse di gedung pencakar langit, jangan pernah berpikir kalau Anda lebih bahagia daripada sekretaris Anda yang masih single dan tinggal di flat sederhana di pinggir kota.

Itu adalah pikiran yang keji, picik dan sangat rendah. Anda seharusnya malu pada diri Anda sendiri. Jangan pernah biarkan orang lain, termasuk orangtua Anda, menentukan apa yang mereka pikir akan membuat Anda bahagia.

Kebahagiaan tidak ditentukan oleh benda apa dan siapa yang Anda miliki. Anda tidak pernah tahu apakah Anda akan bercerai, dipecat, atau ditinggalkan oleh tunangan Anda seminggu sebelum pernikahan Anda.

Semua hal yang ada di daftar aturan “standar” kebahagiaan bisa hilang sewaktu-waktu, tapi tidak dengan kebahagiaan sejati Anda. Kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh aturan tentang “standar” kebahagiaan.

Kebahagiaan ditentukan oleh apakah Anda memutuskan untuk menjadi bahagia, terlepas dari berapa banyak uang di rekening Anda. Tapi tentu saja, itu adalah pilihan Anda. It’s your call.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: