Juli 27, 2014

Sejarah dengan masa kini…

Posted in Uncategorized pada 12:08 pm oleh persadaarihta

Menurut sumber dari ANRI, ternyata yang membedakan kita dengan sejarah masa lalu ada lah tulisan.

Dari tulisan tersebut dapat mengidentifikasi perbedaan saat ini dan masa lalu, Hal ini yang menggugah saya kembali menulis di blog ini…

Semoga tulisan dalam blog ini dapat berguna bagi orang banyak…

PENGANTAR TENTANG ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQOH

Posted in Uncategorized pada 10:28 am oleh persadaarihta

izin copas dari http://sosbud.kompasiana.com/2013/05/01/pengantar-tentang-zakat-infaq-dan-shodaqoh-556383.html

Semoga artikel ini dapat membantu menjelaskan perbedaan zakat, infag dan sedekah. semoga membantu.

 

PENGANTAR TENTANG ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQOH

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Bagi umat islam membayar zakat adalah suatu kewajiban yang harus ditunaikan. Karena zakat merupakan rukun islam yang harus dilakukan oleh setiap orang yang mengaku dirinya seorang muslim.

Istilah zakat (pemberian) telah ada sebelum Rasulullah di utus. Hanya saja, pemberian dilakukan waktu itu penuh dengan kemusyrikan, karena dipersembahkan kepada berhala. Maka dari itu system kehidupan manusia telah di atur secara rinci dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits, yand dikenal dengan sebutan Al-Ahkamul Khomsah (Hukum yang lima). Yang terdiri dari aturan mengenai wajib, sunnah,mubah, makruh, dan haramnya suatu aturan hukum dari setiap perbuatan manusia.

Tujuan diaturnya hukum tersebut adalah untuk menjamin keselamatan manusia, baik jiwa, raga, akal, harta, agama dan lain sebagainya. Dan manusia wajib menjaga apa yang di berikan Allah kepada umatnya. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi sarana dan prasarana kehidupan untuk manusia, yaitu segala yang ada di langit dan di bumi.

Sehingga islam mengajarkan manusia untuk membayar zakat yang merupakan sudah kewajiban umat muslim maupun dengan cara infaq atau shodaqah dari sebagian hartanya karena harta manusia adalah mutlak milik Allah dan harta berstatus hanya titipan.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Gambaran umum tentang  zakat, infaq dan shodaqoh
  2. Zakat

Kata “zakat” secara terminologis berarti “suci”, “berkembang” dan “barokah”. Menurut fiqh islam zakat bearti harta yang wajib dikeluarkan dari kekayaan orang-orang kaya untuk disampaikan kepada mereka yang berhak menerimanya, dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam syara’. Sedangkan arti zakat dalam islam sebagian harta yang wajib diberikan kepada orang-orang yang tertentu, dengan syarat-syarat yang tertentu pula. Secara teknis, zakat berarti menyucikan harta milik seseorang dengan cara pendistribusian-oleh kaum kaya sebagiannya kepada kaum miskin sebagai hakmereka, dengan pembayaran zakat, maka seseorang memperoleh penyucian hati dan dirinya serta melakukan tindakan yang benar dan memproleh rahmat selain hartanya selaen hartanya akan bertambah.

  • Yang wajib mengeluarkan zakat

Zakat diwajibkan atas orang islam dan merdeka yang memiliki senishob harta secara sempurna. Sebagian ulama’, mengecualikan anak-anak dan orang gila dengan alasan zakat merupakan ibadat seperti halnya shalat. Akan tetapi, Al Syafi’i dan kebanyakan ulama’ lainnya berpendapat bahwa anak-anak dan orang gila juga wajib dikenai zakat.

  • Harta yang wajib dizakati

Harta (mal) yang wajib dizakati, yaitu hewan ternak, emas dan perak, pertanian atau tanam-tanaman, barang dagangan, hasil tambang dan barang hasil rampasan perang atau rikaz. Selain zakat harta, dalam islam juga dikenal dengan zakat fitrah. Disebut zakat al-fithr sehubungan dengan waktu mengeluarkannya yaitu waktu berbuka puasa setelah selesai puasa pada bulan ramadlan dan juga karena dikaitkan dengan diri (al-fithrah) seseorang, bukan karena hartanya. Atau pada malam ‘id dan siang harinya sampai matahari terbenam pada siang hari raya itu. Dan hukumnya menurut jumhur ulama’ zakat fithrah adalah wajib, sama dengan zakat harta. Sesuai dengan tuntutan hadits, zakat ini dikenakan kepada setiap orang muslim, tanpa membedakan merdeka atau budak, laki-laki maupun perempuan serta anak yang baru lahir pada saat matahari terbenam itu, sudah wajib dikeluarkan zakat fitrahnya.

  • Yang wajib menerima zakat.

Mustahiq (yang berhak menerima) zakat yaitu faqir, miskin,amil, mualaf, para budak orang-orang yang punya hutang (al-ghorimin), ibn sabil dan sabilillah.

  • Dasar hukum diwajibkannya zakat dalam Islam adalah Al Qur’an, Sunnah, dan Ijma’ ulama. Dalil-dalil yang terdapat dalam Al Qur’an adalah sebagai berikut:

(#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qè?#uäur no4qŸ2¨“9$# 4

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat (QS 2:110).

õ‹è{ ô`ÏB öNÏlÎ;ºuqøBr& Zps%y‰|¹ öNèdãÎdgsÜè? NÍkŽÏj.t“è?ur

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan  mereka…(QS 9: 103).

(#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qè?#uäur no4qx.¨“9$# (#qãè‹ÏÛr&ur tAqߙ§9$#öNà6¯=yès9 tbqçHxqöè?

Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat (QS 24: 56)

Selain dalam Al-Qur’an, dasar hukum diwajibkannya zakat terdapat juga dalam hadits Nabi, diantaranya:

Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah yang artiya;

“Pada suatu hari Rasulullah SAW duduk beserta para sahabatnya, lalu datanglah kepadanya seorang laki-laki dan bertanya: Wahai Rasulullah, apakah islam itu? Nabi SAW menjawab: islam itu ialah engkau menyembah Allah sendiri-Nya dengan tidak engkau memperserikatkan sesuatu dengan-Nya, dan engkau mendirikan shalat yang difardlukan, dan engkau membayar zakat yang difardlukan dan engkau mengerjakan puasa di bulan Ramadlan”.

  1. Infaq

Pengertian Infaq berasal dari kata nafaqa yang berarti telah lewat, berlalu, habis, mengeluarkan isi, menghabiskan miliknya, atau belanja. Infak juga di artikan harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Menurut istilah, infaq adalah:

إِخْرَاجُ الْمَالِ الطَّيِّبِ فِيْ الطَّاعَاتِ وَالْمُبَاحَاتِ

“Mengeluarkan harta yang thayib (baik) dalam ketaatan atau hal-hal yang dibolehkan”.

Infaq juga di artikan pengeluaran sukarela yang di lakukan seseorang, setiap kali ia memperoleh rizki, sebanyak yang ia kehendakinya. Selanjutnya yang dimaksud denganmengeluarkan atau membelanjakan harta. Tentunya, hal ini berbeda dari pemahaman-pemahaman masyarakat terhadap pengertian infaq. Hal ini dikarenakan pengertian infaq secara etimologi yang berasal dari kata Arab masih sangatlah umum, apakah yang dimaksud mengeluarkan atau membelanjakan harta dalam hal kepeluan diri sendiri atau untuk kepentingan umum.

  1. Membelanjakan Harta

Al-Anfal ayat 63 :

وْ أَنفَقْتَ مَا فِي الأَرْضِ جَمِيعاً مَّا أَلَّفَتْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ

Artinya : Walaupun kamu membelanjakan semua yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka.

Oleh karena itu, infaq dalam arti membelanjakan harta bukan untuk keperluan diri sendiri, akantetapi untuk keperluan bersama.

  1. Memberi Nafkah

Kata infaq ini juga berlaku ketika seorang suami membiayai belanja keluarga atau rumah tangganya. Dan istilah baku dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan nafkah. Kata nafkah tidak lain adalah bentukan dari kata infaq. Dan hal ini juga disebutkan di dalam Al-Quran Surat An-Nisa ayat 34 :

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاء بِمَا فَضَّلَ اللّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُواْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Artinya : Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

  • Dasar hukum infaq
  1. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 1-3

“Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”

  1. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 215

Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.” Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

  1. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 219

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.

  1. Shodaqoh

Sedekah asal kata bahasa Arab shadaqoh yang berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridho Allah SWT dan pahala semata. Sedekah dalam pengertian di atas oleh para fuqaha (ahli fikih) disebuhsadaqah at-tatawwu’ (sedekah secara spontan dan sukarela). Sedekah juga didefinisikan seperti Ibadah harta pada umumnya disebut shadaqah. Shadaqah yang wajib dan ditentukan standar pelaksanaannya disebut zakat. Shodaqah yang wajib tapi tidak ditentukan standar pelaksanaannya disebut infaq. Adapun shadaqah yang sunat disebut dengan kata shadaqah itu sendiri. Shodaqoh secara umum adalah harta atau nonharta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Falsafahnya, shadaqah merupakan bukti bahwa seseorang memiliki keyakinan (aqidah) yang benar, jalan hidup (syariah) yang benar dan prilaku (akhlak) yang benar. selain itu, shadaqah merupakan manifestasi kejujuran seseorang dalam kepemilikan harta. Shadaqah juga di artikan:

مَا تُعْطَى عَلَى وَجْهِ التَّقَرُّبِ إِلَى اللهِ تَعَالَى

“Sesuatu yang diberikan untuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala”.

Shadaqah bisa juga dengan apapun yang dimiliki. Bahkan, wajah sumringah dan senyuman pun bisa bernilai shadaqah. Seperti dalam hadits berikut:

Rasulullah bersabda,

لاَتَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئًا وَلَوْ اَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Janganlah kamu menyepelekan kebaikan sedikitpun walaupun kamu bertemu saudaramu dengan wajah sumringah” (H.R. Muslim).

Dalam hadits lain, Senyum itu Shadaqah:

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Senyumanmu terhadap wajah saudaramu bernilai shadaqah untukmu” (H.R. Ibnu Hibban).

Di dalam Alquran banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum Muslimin untuk senantiasa memberikan sedekah. Di antara ayat yang dimaksud adalah firman Allah SWT yang artinya: ”Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS An Nisaa [4]: 114).

Para fuqaha sepakat hukum sedekah pada dasarnya adalah sunah, berpahala bila dilakukan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Di samping sunah, adakalanya hukum sedekah menjadi haram yaitu dalam kasus seseorang yang bersedekah mengetahui pasti bahwa orang yang bakal menerima sedekah tersebut akan menggunakan harta sedekah untuk kemaksiatan. Terakhir ada kalanya juga hukum sedekah berubah menjadi wajib, yaitu ketika seseorang bertemu dengan orang lain yang sedang kelaparan hingga dapat mengancam keselamatan jiwanya, sementara dia mempunyai makanan yang lebih dari apa yang diperlukan saat itu. Hukum sedekah juga menjadi wajib jika seseorang bernazar hendak bersedekah kepada seseorang atau lembaga.

  1. Perbedaan antara zakat, infaq dan shodaqoh
  2. Zakat merupakan dikeluarkannya harta tertentu yang telah mencapai syarat tertentu yang diwajibkan oleh Allah untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula.
  3. Infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/ penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam.Jika zakat ada nisabnya, infak tidak mengenal nisab. Jika zakat harus diberikan pada mustahik tertentu (8 asnaf) maka infak boleh diberikan kepada siapapun juga, misalnya untuk kedua orangtua, anak yatim, dan sebagainya. Infak dikeluarkan oleh setiap orang yang beriman,baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia di saat lapang maupun sempit.
  4. Sedekah sama dengan pengertian infak,termasuk juga hukum dan ketentuanketentuannya. Hanya saja, jika infak berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yangbersifat non materiil.

BAB III

KESIMPULAN

  1. Zakat adalah Kata “zakat” secara terminologis berarti “suci”, “berkembang” dan “barokah”. Menurut fiqh islam zakat bearti harta yang wajib dikeluarkan dari kekayaan orang-orang kaya untuk disampaikan kepada mereka yang berhak menerimanya, dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam syara’.
  2. Infaq adalah berasal dari kata nafaqa yang berarti telah lewat, berlalu, habis, mengeluarkan isi, menghabiskan miliknya, atau belanja. Infak juga di artikan harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.
  3. Shodaqoh asal kata bahasa Arab shadaqoh yang berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridho Allah SWT dan pahala semata. Secara umum shodaqoh adalah Shodaqoh secara umum adalah harta atau nonharta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

 

Februari 20, 2013

Posted in Uncategorized pada 8:47 am oleh persadaarihta

Iya betul, kegagalan ini merupakan ujian Tuhan!

Jika aku bisa bangkit maka aku dapat menyelesaikan ujian yang satu ini dari Mu ya Allah…

Posted in Uncategorized pada 8:45 am oleh persadaarihta

Bukankah masih banyak orang-orang yang berbuat kebaikan yang belum mendapatkan ganjaran kebaikannya secara sempurna?

 

Posted in Uncategorized pada 8:18 am oleh persadaarihta

Cukuplah sudah apa yang telah saya kerjakan selama ini. Semua itu tidak ada artinya tanpa ridho ilahi. Meskipun sulit namun sesungguhnya kehidupan di dunia ini sungguhlah amat sebentar dibanding kehidupan di akhirat nanti.

Mencoba untuk selalu tetap menjadi orang baik… Sulit tapi bukan berarti tidak mungkin.

April 3, 2012

MIss conceptions about futsal

Posted in Milan, Uncategorized pada 4:10 am oleh persadaarihta

Talk to people involved in Football and they will all tell you what they think Futsal is. Yet almost none of them have actually watched a professional game or understand the game. So where do these misconceptions come from and what are they. The other question that should be raised is does Futsal really help the outdoor game and if so, how.

First of all most peoples idea of Futsal is a game played on a basketball court where players use their tricks to take on players and score goals. This image of Futsal comes from social competitions, Youtube highlights as well as the movie ‘Ginga’. How wrong they all are!

First of all, Futsal is not played on a basketball court. A basketball ball court (shown in dark blue below) is very small when compared to a normal Futsal court (shown in light blue). To give you an idea of the size difference; a basketball court is 28x15m (420 sq.m.) and a Futsal court is 40x20m (800sq.m.). This is nearly twice the size. As well as this, the penalty area on a Futsal court is vastly bigger.

So how does this affect the way players adapt to the areas. Firstly, on a small court a player is encourage to dribble and take on players because if they succeed, they will be able to get a shot on goal. The individual over the team then gets encouraged. In comparison with proper Futsal on a larger court, if you beat a player, the chances are you will still have to beat several other players and you will be too far away from the goals. In order to get a quality shot on goal. Teams have to work very well with combination passes and playing no more than a 2 touch game in order to succeed. This is why Futsal is better developed in countries where players start their development on a full size court as they are encouraged to play properly.

In a recent trip to Spain I spoke with the technical Director of El Pozo Murcia ‘Fran Serejon’. I asked him about Brazilian players and how there were quite a few playing in Spain. His response was quite strong. He stated that they don’t really value Brazilian players as they are too technical and don’t understand the game. He went on to say that in Brazil, there are more players now playing on full size courts and are therefore producing better players. He pointed out a young Brazilian player in his team. He was in Spain after being spotted in Brazil. He was considered a great talent but required a year and a half of development before he broke into the first team. He still had another 6 months before he would be a valuable player. Although somewhat surprising a response, it is backed up by the national Brazilian team which has in the last world cup had 14 players of which 10 played professionally in Spain and of the 4 Brazilian based players, 3 were goal keepers.

Futsal tricks??? There are none. The grand final of the Spanish League between Barcelona and Segovia (pictured right) was played in June 2011. This was one of the best games of Futsal I have ever watched, but there were no tricks. The intensity of the game was outstanding. The highlight for Futsal coaches was the quality of the defence of both teams. They both played what is called a ‘switching defence’ which is a form of pressing. Very similar to how Barcelona’s outdoor team defends. This way, players have almost no time on the ball which means there is no time or space for tricks. Also what was missing from this final game was the lack of players tacking on players. Although it does happen, it is not the norm. At this level, if you want to beat a player or an organised defence, you need to move the ball well with combination passes. This was done by both teams with brilliance. The ball moved at a pace more similar to a game of ice hockey. Both teams did not lose possession easily but always seemed to be attacking.

The game of Futsal shown on the Brazilian documentary movie ‘Ginga’ has probably caused more damage than good for the game. In this documentary it shows Falcao and Robinho playing a game of ‘social’ Futsal. It more resembles a light hearted game of street soccer than anything as they both try and show off their tricks. It is true however that Futsal is a technical game. However this means that players need to be able to use both sides of their body and be able to execute the common elements of the game quickly, efficiently and without error. Technical does not mean that the player should take control of the ball and try to play keepings off with his/her direct opponent. My observations in Spain watching junior Futsal players was that they not only did not spend much time on the ball, but that most of their first touches were attacking first touches. This means that they would receive the ball and orient their first control to an attacking option. In contrast, I observed an elite group in Melbourne of outdoor players who’s first touch nearly always was towards themselves. By doing this they killed their teams momentum and ability to attack. They also tended to lose possession because their passing options were nearly always cut off and they had to twist and turn with the ball. Although they were very good at controlling the ball, they were not very good as a team. In contrast with the Spanish juniors of a similar age, their awareness of what was around them allowed them to use their first touch to take advantage of whatever opportunities presented themselves. Their body position also indicated that they were looking for forward options and not to try and shine as an individual because of what tricks they could do. As a result, their game sense and ability to keep possession while still attacking was remarkable in contrast to what I have seen in Australia.

One of the other major differences that often does not get mentioned is the goalkeeping. On a basketball court with a small penalty area, the goalkeeper has little reason to come of his/her line. In contrast with a proper penalty area, the keeper becomes more integrated into the team. They are not necessarily seen as the last player as when they come to block around the top of the ‘D’, it is expected that teams mates will drop to cover the far post or other danger areas. The keeper also must develop very good blocking technique and ensure that they don’t dive on the ground. The goals are small when comparing to the outdoor game, so blocking techniques are very effective in preventing 1v1 situations. This has an effect with the players when they get a counter attack. If the keeper can stop a 1v1, then a counter attack must include more than one player. Teamwork again becomes very important. The other big difference with the goalkeepers of Spain and ours, is that they will almost always be involved in a 5v4 powerplay. For those who don’t know what this is, its when the goal keeper enters the attacking half of the court, where they become a player (according to the laws of the game). This makes the opposition stationary as they cannot afford to allow a 2v1 situation as this will create a quality shot on goal. This is practised from the time they are 8 years old. I have only seen it a few times done in Australia with contrast, I saw it in 80% of games I witnessed in Spain both Juniors and Seniors.

So what is Futsal?

Futsal is a game where players are required to move the ball quickly and accurately with creativity. Their movements off the ball are as equally important. This means that the players must posses all the skills to control the ball and move it quickly and accurately. The highest form of the game is described as a possession attacking game. Possession alone is of no value as it is a time bomb as to when the team will lose it and allow their opponents to score on a counter. Possession is only valued if the team ends up with a quality shot on goal. Watching the best teams in Spain and the World Cup showed this with some games won by the stronger teams with less possession overall in the game, however when they had it, they rarely lost it in general play. They did however construct quality shots on goal quickly.

The defensive game is the most important element of the game and most teams spend a lot of time working on this. A taxi driver in Spain summed it up well when he described Barcelona’s Futsal team as a team that was known to be lazy in defence which is why they never did well. Now that they have bought a lot of good players, they defend better and can score goals. A few months later they won both the Copa del Rey and the League. The method of defending by most quality teams is of a high pressing game. All players drop behind the line of the ball, press the ball carrier, cover this player and cut off dangerous passing angles. Players work hard to stop shots on goal and are patient in order to win the ball back. In contrast with many Australian social Futsal matches, we often see a player who sit up front like an outdoor striker, while their team mates dive in to try and win the ball.

So does Futsal help the outdoor player? Anyone who has been involved in coaching Futsal will laugh as it is quite obvious that the answer is a resounding yes! However this needs to be clarified to a degree. Not all players benefit to the same degree.

  • Less talented players get very little out of it as they also don’t get much out of training of any kind.
  • People who play Futsal without any training can get some benefits but can be limited due to their attitude. If they think they are already good, they will keep doing the same things over and over and therefore will not improve.
  • Players who want to learn will try new things when they play. These players will improve greatly. Even better are those players who want to learn and get proper coaching.
  • Players who grow up with Futsal do take some time to adjust to the outdoor game. The bouncing ball and the soft grass surface does take some getting used to. However once this is accomplished, the Futsal player will generally strive to emulate their Futsal abilities in the outdoor game making them a quality outdoor player.
  • The decision making and vision of a Futsal player will generally be better than an outdoor player due to the game being faster and players having less time and space to be effective. An outdoor environment allows Futsal players a lot of time and space to do things.
  • When played on a full size court, Futsal provides the player with superior physical conditioning game. Futsal players are generally more powerful and faster over 10 metres. Their capacity to play a high paced game is also greater as recovery time in a Futsal game is quite short.
  • Futsal and 11 a side are different mainly due to the ball being low bounce. This creates opportunities for the Futsal player to be more in control of the ball than the outdoor player. Different techniques also come into play such as toe-pokes, flicks and so on. These techniques can be used in the outdoor game, however they cannot be used as often and the player needs to get used to making decisions as to how he/she needs to control the ball.

There are many 11 a side coaches who do not like toe-pokes, flicks or controlling the ball with the bottom of the foot. Brazilian and Argentinian players have shown time and again that there is a place for all skills. An Argentinian Futsal coach ‘Facundo Ruscica’ described the complete player as one who has a tool box full of tools that he/she knows when and where to use them. Denying oneself the opportunity to develop these skills is to acknowledge that one will never be a complete player. The main reason for outdoor coaches resisting these techniques is that they themselves can’t do therefore do not understand them.

Futsal on a full size court emulates the outdoor game quite closely in the way the ball needs to be moved, the tactics of combination play and the pressing defensive game. In the words of Fran Serejon It is easy for a good Futsal player to play 11 a side as there is so much time and space, however the outdoor player struggles playing Futsal as they are used to having more time and space and can get away with slightly sloppy technique. Fran played in a charity match in Spain of recently retired Futsal players and recently retired outdoor players. Although he didn’t tell me the end score, he said that the outdoor players were played off the park. Of course he will have some bias but I think it gives a reasonable understanding of how the game went.

Injuries are another concern. Yes players get hurt and they seem to get hurt quite badly as especially good players get targeted in the outdoor game. But not so in Futsal. Futsal is a noncontact sport. It is common to have players missing due to injury for a Futsal team because they play outdoors, however it’s quite rare to have Futsal players get seriously injured. Knees and ankles do not get the same problems in Futsal as they do in outdoors. The main reason for this is that with the outdoor game, players wear studded boots which when the body wants to turn, their feet get stuck in the ground causing a lot of stress on ligaments and joints. In Futsal, the shoe turns with the body, so there is much less stress on the ligaments. Also Futsal players do not jump and make sudden moves such as basketballers and netballers, which is why they do not suffer the impact problems these sports are known for.

The last misconception which emanates from the documentary ‘Ginga’ is that Futsal players are not as fast or fit as outdoor players. In a recent study comparing the two sports, Futsal players came up as being faster, stronger and had better aerobic capacity.

I wrote this article as I have been involved in many conversations with people who claim to know Futsal, yet they are quite off the mark. Also I know there are many outdoor coaches who don’t know Futsal and confuse it with the English form of indoor soccer, which is quite different.

I hope this helps you not only understand the game of Futsal, but to also embrace it and even get involved in it.

Edgard Vatcky – FFV Futsal Head Coach

http://futsal4all.com/2012/03/misconceptions-about-futsal/

Maret 19, 2012

Judika – Aku Yang Tersakiti

Posted in Lagu pada 7:04 am oleh persadaarihta

Pernahkah kau merasa
Jarak antara kita
Kini semakin terasa
Setelah kau kenal dia

Aku tiada percaya
Teganya kau putuskan
Indahnya cinta kita
Yang tak ingin ku akhiri
Kau pergi tinggalkanku

Tak pernahkah kau sadari
Akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari

Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia

Memang tak ‘kan mudah
Bagiku ‘tuk lupakan segalanya
Aku pergi untuk dia

Tak pernahkah kau sadari
Akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari

Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia… dia…

Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia

Januari 9, 2012

Cinta cinta

Posted in Puisi pada 3:37 am oleh persadaarihta

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa
penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas
dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian
membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang,
dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa
Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan
telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita
mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu
menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang
mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu
pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki
yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu
begitu sahaja.”

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih
mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya
walaupun dia tidak berada disisi kita.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau
mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu
masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari
telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan
menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang
kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus
tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka
telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka
telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun
mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai
keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia
meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata
cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang
tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang
salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti
bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta
bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan.
Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh
menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita
menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi
lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah
memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang
yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya
menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu
memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan
kembali kepingan hati tersebut.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan
hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu
bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda
mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh
hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna
sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim
berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir
selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang
mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi
pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu
inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang
kamu temukan di dalam dirinya.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia,
ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma
tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah
yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan,
penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika
ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati,
keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang
terpuji.~ Hamka

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati
mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang
lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati
orang yang mendengarnya.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila
sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan
dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut
tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia
dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya
jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya
tidak pernah merindu dan cemburu.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk
dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan
menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang
kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
(Dale Carnagie)

November 28, 2011

Love and Other Disasters (movie)

Posted in Puisi pada 2:49 am oleh persadaarihta

Emily : Stop living your life like you’re in some kind of movie.
Peter : Excuse me?
Emily : Stop trying to cast your love instead of just meeting him.
Peter : When I meet him, I’ll know.
Emily : I’m not so sure. Love isn’t always a lightning bolt, you know? Maybe sometimes it’s just a choice.
Peter: Well, that’s easy for you to say! You’re flying to Argentina to meet the love of your life!
Emily : That’s just it. I don’t know that Paolo’s the love of my life, but I’ve decided to give him the chance to be.Maybe true love is a decision. You know, a decision to take a chance with somebody. To give to somebody. Without worrying whether they’ll give anything back. Or if they’re gonna hurt you, or if they really are the one. Maybe love isn’t something that happens to you. Maybe it’s something you have to choose. 

November 2, 2011

Can’t get you out of my side

Posted in Uncategorized pada 10:19 am oleh persadaarihta

I fall in love with you, i just can’t get you out of side. Even if you are not my side, you always in my mind. I got addicted to you, and need you always by my side. Oh my god, i think want you to the rest of my live.

Love you Green Robot

Laman berikutnya

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.